Apa sih Modem? Sering pake tapi ga tau?

Hai readers, uda lewat weekend aja yah, asyik ga weekend-nya? Pertanyaan standart yah kalo saya bikin artikel di awal minggu :p. Weekend saya kemarin cukup seru, setelah hari Sabtu saya masih masuk kantor, hari minggu saya bulutangkis sama beberapa temen kantor. Seru banget, keringetan dan seger deh *meskipun hari ini pegel2 gila* >> end of curcol😀

Awalnya, artikel ini terbersit dari peristiwa setelah meeting. Saya iseng nanyain ke 2 temen yang juga anak telco dulu pas kuliah “Modem kepanjangannya apa?”. Lalu keduanya, terdiam, mencoba mengingat-ingat atau menjawab asal. Lalu pertanyaan saya dijawab oleh team leader kami, “Modulator-Demodulator. Ckckck, baru juga setahun lulus masa udah lupa? Saya aja sudah bertahun2 lalu masih inget.” (udah tua ya Pak?)😛. Jadi, yuk kita bahas telco2an lagi ya, since kayanya statistic saya juga banyak yang baca tentang sejarah telekomunikasi dan DSP.😀

Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. – Wikipedia-

Nah, kita sering kan denger tentang beberapa alat komunikasi jarak jauh seperti VSAT, Microwave Radio, dan bahkan telepon genggam kita itu juga pakai modem lho. Jadi bukan cuman perangkat keras yang terinstal pada komputer atau USB modem yang pada umumnya kita kenal sekarang ini aja. Terutama pada masa digital era gini, smart phone kan nyebar tuh dimana2, apa kabar coba kalo ga ada modemnya?🙂

Cara kerja modem adalah, data dari komputer (atau perangkat telekomunikasi lain) yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Trus, ketika data dari luar yang berupa sinyal analog diterima, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon (wireline) dan radio (wireless).

Setelah sampai di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer sehingga informasi dapat sampai ke user. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.

Modem Internal 56kbps PCI slot modem

Modem internal, yaitu modem berjenis card sirkuit digunakan dengan memasang atau melekatkannya pada litar PCI. Litar PCI ini didapati pada kebanyakn PC sekarang dimana ianya khas digunakan untuk menampung penambahan kad-kad assesori pada PC seperti ‘sound card’, ‘graphic card’ dan sebagainya. Kebiasaannya, moden internal ini juga dikenali sebagai PCI modem. Modem berjenis ini adalah lebih murah kerana buatannya adalah lebih ringkas tanpa memerlukan kotak. Ia senang dipasang tanpa memerlukan kabel.


Modem Eksternal US ROBOTICS USR5630

Modem eksternal adalah modem yang ditempatkan di luar perangkat utama CPU. Modem ini terpisah dari PC dan dihubungkan melalui kabel LAN dan kabel USB tergantung tipe modemnya.

Jenis-jenis Modem

  • Modem 3G, adalah modem yang telah menggunakan teknologi komunikasi selular generasi ke 3 yaitu UMTS dengan menggunakan teknologi radio akses W-CDMA. UMTS bekerja pada jaringan berbasis GSM. Turunan dari generasi ke-3 ini antara lain adalah HSDPA, HSUPA, HSPA.
  • Modem GSM, menggunakan teknologi komunikasi selular generasi kedua dengan konektifitas GPRS. Turunan dari GPRS yang merupakan generasi 2,5 adalah EDGE.
  • Modem analog, yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital
  • Modem ADSL, adalah jenis modem memungkinkan berselancar internet dan menggunakan telepon analog secara berbarengan. Metodenya adalah dengan memberikan sebuah alat yang disebut sebagai splitter atau pembagi line. Posisi splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk. Dengan demikian kita tidak boleh mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung. Dengan adanya splitter ini, pengguna dapat menggunakan telepon seperti biasa bersamaan dengan berselancar di dunia maya🙂.
  • Modem kabel, yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV Kabel
  • Modem CDMA, adalah modem yang menggunakan teknologi Code Division Multiple Access seperti halnya GSM sebagai metode multiplexing.
Saat ini, sudah banyak sekali layanan koneksi internet di Indonesia. Baik yang menggunakan line PSTN seperti produk Speedy dari Telkom, teknologi wireless (wi-fi), maupun modem USB yang diisi dengan chip GSM maupun CDMA, dan berbagai layanan koneksi data lainnya. Nah, gimana, jadi uda lebih tau gambaran tentang modem kan ya? Buat para suhu telekomunikasi, maaf ya kalau artikelnya banyak kesalahan dan kerancuan karena keterbatasan penulis. Nice to share, feel free to comment🙂

Reference :

http://en.wikipedia.org/wiki/Modem
http://id.wikipedia.org/wiki/Modem
http://id.wikipedia.org/wiki/Cdma
http://en.wikipedia.org/wiki/Universal_Mobile_Telecommunications_System
http://id.wikipedia.org/wiki/ADSL

About dinipus

a big, big, big dreamer

Posted on September 28, 2011, in Knowledge. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: