Jerawat >> Aktivitas, Kosmetik, Diet

Jerawat (acne) tentu merupakan gangguan bagi siapa saja, pria/wanita, muda/tua. Jerawat dapat timbul di wajah, leher, dada, punggung, bagu dan lengan atas. Bahkan beberapa orang juga mengalami jerawat di kulit kepala ><. Pemikiran bahwa jerawat hanya “penyakit anak puber” itu ternyata salah. Memang kebanyakan remaja yang sedang pubertas tersebut mulai berjerawat karena perubahan hormonal, namun orang dewasa 20-40 tahun juga bisa mengalami masalah ini.

Jerawat pada remaja disebabkan karena peningkatan hormon testosteron baik laki-laki maupun perempuan, yang memicu kelenjar minyak di kulit membesar sehingga produksinya lebih banyak dan menyumbat pori-pori. Jerawat yang muncul di usia dewasa dapat berhubungan dengan hormon, kehamilan, paska melahirkan, haid, menopause, dan obat/KB hormonal.

Berikut ini adalah hal sehari-hari yang mungkin dapat dilakukan untuk mengurangi pencetus jerawat :

JERAWAT & AKTIVITAS

  1. Panas. Hindari sinar matahari langsung secara berlebihan atau makanan yang memicu panas/keringat. Pilihlah olahraga yang tidak terlalu banyak mengeluarkan keringan, misalnya berenang. Hindari sauna/steam. Ketika memasak, hindarkan wajah atau bagian yang berjerawat dari terkena panas secara langsung
  2. Gesekan. Hindari gesekan misalnya pakaian yang terlalu ketat. Usahakan tidur telentang, hindari tidur miring untuk menghindari gesekan wajah dengan bantal.
  3. Iritasi. Hindari iritasi karena memencet/menggaruk/memeganga jerawat. Pada pria, kurangi bercukur/shaving sebisa mungkin.
  4. Pola hidup buruk. Istirahat/tidur yang kurang atau tidak teratur, stress, pola makan buruk akan memperparah jerawat. Lakukan relaksasi secara teratur.

JERAWAT & MAKANAN

Sampai saat ini studi mengenai pengaruh makanan terhadap jerawat masih memberikan hasil yang beragam & penuh kontroversi. Pada umumnya, makanan tidak berpengaruh terhadap jerawat. Namun pada beberapa kasus, pasien menyatakan timbulnya jerawat setelah makan makanan tertentu. Hal ini lebih bersifat personal, dan reaksi berbeda-beda terhadap orang lain. Berikut berbagai nasihat seputar diet untuk mengurangi jerawat :

  1. Kurangi produk susu, termasuk susu ( whole milk, low fat, skim), es krim, keju, dll.
  2. Kurangi gula/makanan manis : misal permen, donat, cookies, soda, dll
  3. Kurangi kacang-kacangan, termasuk brazil nut, walnut, almond, pistachio
  4. Kurangi coklat, atau pilihlah coklat dengan kadar gula lebih sedikit misal cocoa 70%
  5. Perbanyak konsumsi minyak omega-3, misal dari kapsul minyak ikan
  6. Perbanyak konsumsi sayur dan buah
  7. Perbanyak minum air putih, minimal 8 gelas per hari

JERAWAT & RAMBUT

Hindari kontak kulit wajah dengan rambut. Pilihlah potongan rambut tanpa poni dan keramaslah setiap hari. Lindungi wajah saat menggunakan hair spray atau gel rambut.

JERAWAT & KOSMETIK

Umumnya kosmetik wajah/rambut dapat menimbulkan jerawat karena kandungan bahan kimianya. Sedapat mungkin hindarilah kosmetik. Jika sulit, pilihlah kosmetik water-based, oil-free, non-comedogenic & non-acnegenic. Perlu diingat bahwa kosmetik jenis ini pun masih bisa menimbulkan jerawat terutama jika diaplikasikan secara tebal. Pastikan wajah bersih sebelum tidur. Berikut ini adalah bahan-bahan kosmetik yang dapat menimbulkan jerawat :

  1. Blush / pemerah pipi dengan tinta merah bersifat komedogenik karena kandungan coal tar-nya.
  2. Asam stearat, miristat dan isopropyl miristat yang sering terkandung dalam foundation.
  3. Lanolin, sering terdapat pada suncreen & lotion
  4. Pewarna D & C bersifat komedogenik karena berasal dari coal tar
  5. Pewangi kosmetik, terutama ambrette, bergamot, cinnamte, musk.

JERAWAT & VITAMIN/MINERAL

  1. Vit A penting untuk mencegah jerawat dan mengurangi produksi minyak. Konsumsi vit A harus dalam pengawasan ketat dari dokter, karena dosis berlebihan dikhawatirkan dapat mempengaruhi kesuburan.
  2. Zinc, penting untuk absorbsi vit A dan membunuh bakteri penyebab jerawat
  3. Hindari konsumsi berlebihan vit E dan B karena dapat merangsang produksi kelenjar minyak yang dapat memperparah jerawat.
  4. Hindari obat hormon tertentu, terutama androgen. Hindari obat hormon seperti DHEA, testosteron, androstenedion, dan pregnenolone.

 

Reference : Article from dr. Dian Pratiwi

About dinipus

a big, big, big dreamer

Posted on December 19, 2011, in Knowledge, Lifestyle. Bookmark the permalink. 6 Comments.

  1. wih… lengkap.. informasi yang bagus din ^^

  2. waahh, lengkap banget mba artikelnya, ijin share yak ^^

  3. petty chynthya nirmalasari

    kenapa harus malah perbanyak minyak ikan ??

    • Pradini Puspitaningayu

      minyak ikan itu kalo setahu saya merupakan asam lemak tak jenuh yang baik itu memperbaiki kondisi tubuh, menurunkan kadar lemak jenuh yang menjadi salah satu faktor timbulnya sebum berlebih CMIIW😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: